Menghadirkan Pertunjukkan Yang Alot

Walaupun performa seorang Lionel Messi tidak terlalu impresif untuk ukuran tim nasional sekaliber Argentina pada pertandingan babak grup melawan Serbia dan Montenegro namun pemain yang waktu itu masih mengenakan seragam bernomor punggung lima belas tersebut menciptakan satu buah asis alias umpan pada gol keempat Si Biru Langit, serta tidak ketinggalan menggetarkan jala gawang lawan berita sepak bola indonesia itu untuk terakhir kalinya dan pertandingan berita bola indonesia itu berakhir dengan kemenangan Albiceleste, dan skor akhirnya adalah enam gol tanpa balas sederet pesepakbola muda lain.

Lionel Messi kemudian dijadikan sebagai pemain reguler atau tetap tim nasional Argentina kala masih ditukangi oleh Jose Pekerman saat itu dalam partisipasi tim yang berjuluk Si Biru Langit atau Albiceleste dalam pergelaran akbar piala dunia FIFA tahun dua ribu enam dimana pemain yang pernah mengalami kelainan hormon pertumbuhan itu mencetak gol pertamanya dalam sebuah pertandingan persahabatan berita bola yang mempertemukan antara Argentina melawan wakil Eropa Kroasia yang sebenarnya kalah dalam hal materi pemain dibandingkan wakil Amerika Selatan ini tanggal satu bulan Maret tahun dua ribu enam.



Berikutnya Lionel Messi memulai pertandingan sepakbola pertamanya dalam pertandingan babak kualifikasi piala dunia selanjutnya ketika tim nasional Argentina berhadapan dengan Peru. Pada pertandingan ini, peranan pemain yang pernah mengalami kelainan hormon pertumbuhan tersebut sangatlah penting karena ia mampu mencetak gol krusial berita bola dunia dari titik pinalti yang kemudian mengantarkan kemenangan bagi tim nasional yang berjuluk Si Biru Langit itu. Seorang Lionel Messi muda sudah bisa menjadi penyelamat bagi tim tango, dan hal ini terus dilakukannya dimasa depan tidak memberikan satupun trofi.

Atas keputusannya itu, wasit tersebut dicemooh oleh pemain sepakbola serta juga penggemar tim nasional Argentina karena Lionel Messi sama sekali tidak melakukan sebuah sikutan yang berbahaya kepada Vilmos Vanczak, apalagi mengingat perbedaan fisik kedua pemain yang bagaikan langit dan bumi dimana Lionel Messi sangat pendek dan Vilmos Vanczak sangatlah tinggi. Laporan mengatakan bahwa Lionel Messi menangis tersedu - sedu  diruang ganti setelah ia diusir keluar lapangan hijau oleh wasit karena penampilan perdananya bersama Argentina harus ternoda hal semacam ini.



Pada babak enam belas besar, Lionel Messi bermain pada hari ulang tahunnya yang tepat kesembilan belas tahun di pertandingan piala dunia yang mempertemukan antara Argentina melawan klub asal Amerika Latin lainnya, Meksiko dan pemain sepakbola yang pernah mengalami kelainan hormon pertumbuhan tersebut baru diturunkan oleh pelatih Jose Pekerman kala pertandingan sudah memasuki menit yang kedelapan puluh empat, dimana waktu itu skor partai itu sedang dalam posisi satu sama karena kedua tim memiliki gaya bermain yang tidak jauh berbeda dan menghadirkan pertunjukkan yang alot.

Komentar

Postingan Populer