Tidak Memberikan Satupun Trofi

Setelah spekulasi yang terus menerus berkelanjutan tanpa arah tujuan yang pasti juga misterius mengenai masa depan Lionel Messi di Barcelona, akhirnya ia memperbaharui kontraknya dengan klub Spanyol yang bermarkas di Camp Nou tersebut yang ia tandatangani pada tanggal sembilan belas bulan Mei tahun dua ribu empat belas, hanya satu tahun berita bola dunia saja sejak pembaharuan kontraknya yang sebelumnya tahun lalu. Pihak manajemen klub tampaknya masih percaya dengan kemampuan seorang Lionel Messi walaupun itu adalah musim yang mengecewakan bagi semua pihak mulai dari penggemar hingga harus memanfaatkan kemampuan pemain.

Selanjutnya Lionel Messi malah merasakan bahwa cedera hamstring yang ia derita semakin memburuk pada tanggal dua belas bulan Mei tahun dua ribu tiga belas, dimana penyakit tersebut harus membuat dirinya mengakhiri rentetan dua puluh satu pertandingan La Liga Spanyol secara berturut - turut dimana penampilan sebanyak ini sendiri termasuk kedalam rekor dunia. Tidak ada yang suka dengan injury berita bola semacam ini apalagi seorang pemain sepakbola karena kaki adalah aset mereka yang paling berharga walau memang keretakan tulang bahu juga sering menjadi penyebab seorang pesepakbola absen.



Pada paruh kedua musim sepakbola tahun dua ribu tiga belas hingga dua ribu empat belas, banyak sekali keraguan yang muncul terhadap kondisi fisik seorang Lionel Messi dimana orang - orang berpikir dan berprediksi bahwa ia mengistirahatkan dirinya dari performa - performa serta penampilan dijadwal padat Barcelona agar nantinya ia bisa membela Argentina di piala dunia tahun dua ribu empat belas alias 2014 FIFA World Cup. Perkiraan berita sepak bola indonesia ini juga mempunyai dasar karena Lionel Messi telah mencapai segalanya bersama dengan klub Katalan tersebut namun lain ceritanya dengan negara asalnya itu talenta pemain yang mumpuni.

Lionel Messi pada akhirnya menyelesaikan musim kompetisi sepakbola tahun dua ribu tiga belas hingga dua ribu empat belas tersebut dengan penampilan terburuk yang pernah ia lakoni sepanjang karirnya selama lima musim terakhir bersama klub yang bermarkas di Camp Nou tersebut. Akan tetapi walaupun begitu, kelihaian individunya tetaplah tajam dan hal ini bisa dilihat dari torehan empat puluh satu buah gol pada berbagai kompetisi yang ia jalani bersama Barcelona. Ini merupakan sebuah bukti bahwa seorang Lionel Messi yang terluka juga masih berbahaya bagi lawannya.



Pada musim sepakbola berikutnya, yakni musim dua ribu tiga belas hingga dua ribu empat belas, tongkat kepelatihan Barcelona kemudian diambil oleh Gerardo Martino yang dipanggil "Tata". Gerardo Martino sendiri adalah mantan pelatih Lionel Messi kecil ketika ia masih bermain di klub lamanya di Argentina, Newell's Old Boys. Tata sendiri sebenarnya tidaklah memiliki prestasi atau raihan trofi yang cemerlang, setidaknya tidak untuk klub sebesar Barcelona dan hal ini juga terbukti dengan keberadaannya di klub Katalan tersebut yang tidak memberikan satupun trofi besar.

Komentar

Postingan Populer