Tetapi Nasib Berkata Lain

Dalam total seratus kali penampilannya untuk tim nasional Argentina, ia telah mencetak total empat puluh enam buah gol demi negaranya tersebut dimana dua puluh dua diantaranya tercetak didalam pertandingan resmi berita sepak bola indonesia. Rasio gol dengan penampilan seorang Lionel Messi di tim biru langit tidaklah sementereng ketika ia berseragam Barcelona karena memang materi pemain sepakbola yang dimiliki oleh Argentina tidaklah sebagus yang dipunyai oleh Barcelona dimana klub yang bermarkas di Camp Nou tersebut bisa memilih pemain sesuka hati mereka selama ada dana selalu menjadi tumpuan utama.

Pada akhirnya partai final piala kopa Amerika itu berlanjut kebabak adu pinalti dan disini Cili menunjukkan kelasnya sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan dimata internasional dimana mereka mampu mengalahkan Argentina yang diperkuat oleh sejumlah pemain sepakbola kelas dunia dengan skor akhir empat satu lewat adu pinalti. Lionel Messi sendiri tidak bisa bermain dengan serius dan menunjukkan seluruh kemampuan yang ia miliki karena tindakan agresif dari pemain lawan yang terus menerus mengasarinya baik secara verbal atau fisik.



Beberapa saat setelahnya, media berita bola dunia mengabarkan bahwa Lionel Messi mengalami bengkak parah pada punggung bagian bawahnya, akan tetapi ia tetap berada didalam tim inti Argentina yang kala itu masih dilatih oleh Gerardo Martino, mantan pelatih yang pernah membesut Newell Old Boys dan Barcelona. Penunjukkan Lionel Messi ini menunjukkan bahwa seberapa pentingnya peran pemain sepakbola bernomor punggung sepuluh itu untuk Argentina, dimana ia juga menjadi kapten disamping juga menjadi ujung tombak andalan Albiceleste yang selalu menghadirkan perbedaan menghadirkan pertunjukkan yang alot.

Lionel Messi kemudian berevolusi atau berubah dari yang tadinya hanyalah kapten tim nasional secara simbolik dimana ia tidak banyak berperan dalam mengatur serangan atau pertahanan maupun memotivasi rekan - rekannya menjadi seorang pemimpin berita bola yang bukan asal - asalan dimana Lionel Messi memimpin tim nasional Argentina menjadi pemuncak grup mereka serta melaju kebabak selanjutnya yaitu fase eliminasi piala kopa Amerika tahun dua ribu lima belas. Tidak mudah untuk menjadi pemimpin didalam sebuah skuad sepakbola, apalagi bagi seseorang yang pendiam seperti pemain yang satu ini.



Berikutnya Argentina melaju kebabak final dan tim biru langit ini juga difavoritkan untuk membawa pulang trofi piala kopa Amerika dua ribu lima belas. Akan tetapi nasib berkata lain dan Argentina harus bertekuk lutut dibuat malu oleh lawan mereka yang juga tuan rumah kejuaraan bergengsi di Amerika Selatan ini, Cili. Awalnya pertandingan berjalan sangat alot dengan skor nol sama sampai wasit harus meniup peluit tanda babak tambahan namun kedua belah tim sama - sama tidak mampu memecah kebuntuan, begitu pula dengan Lionel Messi yang tidak bisa berbuat banyak.

Komentar

Postingan Populer